DUMAI ( faktahukumriau.net ), Inisiatif penyemprotan insektisida (fogging) serentak bertajuk “Medang Kampai Bebas DBD” yang digagas GRIB Jaya PAC Medang Kampai, mendapat dukungan bulat dari jajaran pemerintahan setempat. Kegiatan yang bertepatan dengan Dirgahayu RI ke-81 ini berlangsung Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai, menjangkau seluruh wilayah Kecamatan Medang Kampai.
Ketua Komisi I DPRD Dumai, Edison, S.H., yang hadir langsung dalam pertemuan persiapan, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif tersebut. “Langkah ini sangat positif dan patut didukung sepenuhnya. Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Semoga gerakan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi berkelanjutan dan benar-benar menekan angka kasus DBD di Medang Kampai,” tegasnya.
Edison menambahkan, kehadiran GRIB Jaya di tengah masyarakat dengan aksi konkret seperti ini menunjukkan bahwa organisasi tidak hanya berbicara, tetapi bekerja. “Kesiapan bergerak bersama warga adalah bukti nyata kepedulian terhadap kesehatan publik. Saya berharap seluruh elemen masyarakat turut berpartisipasi agar hasilnya maksimal,” imbuhnya.
Camat Medang Kampai Indra safawi, S.Sos., M.Si menyambut baik langkah proaktif yang diambil GRIB Jaya. “Kegiatan ini sangat sejalan dengan program pemerintah dalam menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue di wilayah kita. Saya sangat mengapresiasi kepedulian dan inisiatif GRIB Jaya PAC Medang Kampai yang bergerak nyata untuk kesehatan warga,” ujar Camat.
Ia menegaskan akan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki kecamatan untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut. “Kami dari pihak kecamatan siap memfasilitasi dan mengkoordinir seluruh kelurahan agar kegiatan ini berjalan efektif dan menjangkau seluruh titik rawan. Ini bukan hanya tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Lurah Mundam Adi Aprianto, S.S.T.p juga menyampaikan dukungan sekaligus imbauan kepada warganya. “Kami menyambut baik kegiatan ini dan akan mengerahkan perangkat kelurahan serta RT/RW untuk memastikan seluruh warga berpartisipasi aktif,” ungkap Lurah Mundam.
Lebih lanjut ia mengingatkan, keberhasilan penyemprotan sangat bergantung pada kesiapan warga. “Saya imbau kepada seluruh warga Kelurahan Mundam untuk membuka pintu dan jendela rumah, menutup wadah air, serta memindahkan hewan ternak saat penyemprotan berlangsung. Mari kita jaga kebersihan lingkungan dan putus rantai penyebaran nyamuk DBD,” tegasnya.
Ketua Pelaksana sekaligus Sekretaris PAC GRIB Jaya Medang Kampai, Syafaruddin (Pay), menyatakan kegiatan ini lahir dari keprihatinan atas tingginya potensi penyebaran DBD. “Fogging ini bukan sekadar penyemprotan, melainkan upaya kolektif menciptakan lingkungan yang aman dari gigitan nyamuk Aedes aegypti,” ujarnya.
Kegiatan ini didukung penuh oleh: Dinas Kesehatan Kota Dumai, Polsek Medang Kampai, Puskesmas Medang Kampai, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kawasan Datok Usman, seluruh Lurah se-Kecamatan Medang Kampai, serta masyarakat luas.
Ketua DPC GRIB Jaya Dumai Dr. Kimlan, S.H. dan Ketua Srikandi GRIB Jaya Dumai Rahmayani juga memberikan dukungan penuh. “Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama. GRIB Jaya hadir untuk bergerak bersama warga, bukan hanya berbicara,” tegas mereka.
Pemangku Adat LAMR Kawasan Datok Usman juga mengimbau gotong royong warga. “Kegiatan ini akan berhasil jika partisipasi seluruh warga terjaga. Mari kita jaga lingkungan bersama,” ujarnya.
Syafaruddin mengajak semua pihak bersatu demi tujuan mulia ini. “Kawal bersama, pantau bersama, dan jaga kesehatan bersama. Medang Kampai bebas DBD adalah tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.
Pantauan dilapangan, turut hadir pula ketua satgas DPC grib jaya dumai Roni Simamora beserta jajaran, Ketua LPMK Mundam, petugas puskesmas dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.
Fitri ( Pimpinan Umum )
